Pemilihan Gelar Duta Sanitasi 2013 di Sejumlah Provinsi

sigerus
0

SEJUMLAH PROVINSI GELAR PEMILIHAN DUTA SANITASI

Dua bulan terakhir, sejumlah provinsi di Indonesia menggelar pemilihan Duta Sanitasi untuk siswa-siswi tingkat SMP. Para duta sanitasi di tingkat provinsi yang terpilih ini akan diadu kembali di tingkat nasional dalam ajang tahunan, Jambore Sanitasi, Juni 2013 mendatang.

Sebanyak enam pemenang dipilih setiap provinsi dari dua lomba yang diadakan yaitu Lomba Poster dan Karya Tulis. Tiga pemenang yang menjuarai Lomba Karya Tulis dan tiga lainnya mewakili Lomba Poster. Dari bulan April hingga saat ini, terhitung 14 Provinsi telah menyelenggarakan pemilihan duta sanitasi tingkat provinsi, yaitu DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Barat, Kalilmantan Tengah, Kalimantan Barat, Lampung dan Jawa Tengah.

Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Kementerian PU Djoko Mursito pada kegiatan pemilihan Duta Sanitasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta (28/4) kemarin, menyatakan pentingnya peranan anak dalam menjadi penggerak perubahan perilaku paling potensial. Dengan melibatkan anak dalam mengubah perilaku masyarakat, untuk peduli terhadap sanitasi dan kebersihan, secara otomatis dapat memberikan rangsangan pengaruh kepada lingkungannya. “Melalui kegiatan ini, anak-anak kita ini merupakan agen sanitasi yang membantu mempercepat target yang kita canangkan bersama soal sanitasi,” papar Djoko di depan para peserta lomba.


SINERGI DENGAN GERAKAN INDONESIA BERSERRI, SIKIB

Kegiatan pemilihan Duta Sanitasi provinsi, yang merupakan bagian dari aktivitas kampanye perubahan perilaku sanitasi ini, juga dibarengi dengan pemancangan Gerakan Indonesia Berserri – Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan dan Rapi (GIB) yang digawangi oleh Solidaritas Istri Kabinet Bersatu (SIKIB). Di Pontianak, Kalimantan Barat, momentum sinergi GIB dari SIKIB diwujudkan dalam kegiatan pemancangan papan slogan GIB di SDN 20 Pontianak dan SMP Santo Petrus Pontianak hari Minggu (5/5) lalu. Pemancangan dilakukan oleh Ibu Lies Djoko Kirmanto dan Ibu Laily M. Nuh disaksikan Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Djoko Mursito dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Jakius Sinyor, beserta jajaran pejabat terkait di Kalimantan Barat. GIB sendiri dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012 lalu dan dilaksanakan secara nasional untuk mewujudkan Indonesia yang Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi, dan Indah. “Tujuan utama GIB adalah memotivasi dan memberikan dorongan kepada masyarakat agar semakin peduli dalam menyehatkan lingkungannya,” jelas Ibu Lies Djoko Kirmanto yang juga sebagai Bendahara SIKIB dalam momentum tersebut.

JAMBORE SANITASI KELIMA

Ajang Jambore Sanitasi 2013 yang akan diselenggarakan 23-30 Juni mendatang, merupakan kali kelima gelaran Jambore Sanitasi diselenggarakan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Jambore Sanitasi pertama, tahun 2008, mengundang para peserta dari 16 kabupaten/kota di Indonesia. Sejak 2010, event Jambore Sanitasi tingkat nasional didahului oleh pemilihan duta sanitasi tingkat provinsi. Puncak kegiatan Jambore Sanitasi diselenggarakan di Jakarta selama seminggu penuh. Kegiatan Jambore Sanitasi diisi dengan berbagai workshop dan kegiatan mendukung pengembangan pengetahuan terkait sanitasi, air minum dan penyehatan lingkungan serta pengembangan kapasitas kepribadian, seperti kemampuan presentasi, kampanye sanitasi, dan sebagainya. Manfaat positif kegiatan Jambore Sanitasi dibenarkan peserta Jambore Sanitasi 2012, Dea Safitri. Dea yang pernah menyabet juara 1 Lomba Poster tingkat Provinsi Jawa Tengah sekaligus juara 4 tingkat nasional menyatakan, “Serunya ikut Jambore Sanitasi pastinya menambah pengetahuan dan menambah banyak teman dari berbagai provinsi yang peduli tentang lingkungan kita.”

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)